Pencarian

Pemkot Kupang dan Telkom Latih 40 Sekolah Gunakan AI untuk Guru, Infrastruktur Komputer Dibagikan

Senin, 10 Agustus 2026 • 18:30:31 WIB
Pemkot Kupang dan Telkom Latih 40 Sekolah Gunakan AI untuk Guru, Infrastruktur Komputer Dibagikan
Wali Kota Kupang Christian Widodo meninjau pelatihan AI bagi guru dari 40 sekolah di Kupang, NTT, Senin (10/2/2025).

KUPANG — Sebanyak 40 sekolah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sasaran program peningkatan kompetensi guru berbasis kecerdasan buatan (AI). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dan PT Telkom Indonesia, yang tidak hanya memberikan pelatihan tetapi juga dukungan infrastruktur digital berupa 40 unit komputer.

Wali Kota Kupang Christian Widodo menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai program ini merupakan bentuk investasi nyata pada kualitas sumber daya manusia di daerahnya.

“Program ini bagus sekali karena kita sedang berinvestasi pada manusia. Dibagi ke 40 sekolah dan pelatihannya juga diberikan, sehingga kemampuan mengajar guru meningkat dan kemampuan belajar murid juga meningkat,” kata Christian di Kupang, Senin.

AI Bukan Pengganti Peran Guru

Di tengah gencarnya transformasi digital, Christian menegaskan bahwa kehadiran teknologi tidak lantas menghilangkan esensi profesi guru. Menurutnya, AI hanyalah alat bantu untuk memperkuat metode pengajaran.

“Guru harus menguasai AI, bukan AI yang menguasai guru. Karena mendidik dengan hati itu tidak bisa digantikan oleh AI,” ujarnya.

Ia optimistis, dengan kapasitas mengajar yang meningkat, para guru dapat mencetak generasi unggul di masa depan. “Ini menjadi alat bagi para guru untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya, sehingga nanti akan lahir pemimpin, dokter, hingga ASN yang hebat,” tambah Christian.

Tantangan Infrastruktur dan Anggaran Daerah

Meski program berjalan, Christian mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Keterbatasan anggaran daerah dan kesiapan ruangan menjadi catatan penting agar bantuan yang diberikan tidak sia-sia.

“Tantangan kita adalah efisiensi dan kemampuan keuangan daerah. Jangan sampai kita hadirkan komputer, tetapi ruangannya belum siap. Kebutuhan dasar harus dipenuhi terlebih dahulu,” tegasnya.

Pihaknya memastikan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan akan dilakukan secara bertahap. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci untuk menutup kekurangan yang ada. “Kalau masih ada kekurangan infrastruktur, kita kolaborasi. Ada dari APBD, ada juga bantuan seperti dari PT Telkom,” katanya.

Komitmen Keberlanjutan dari Telkom

Manajer General Support Divisi Regional III PT Telkom Indonesia, Nugroho Adi Sucoyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Pihaknya berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Kami melaksanakan pelatihan AI dan pemberian infrastruktur digital berupa komputer untuk 40 sekolah. Ini bagian dari komitmen keberlanjutan Telkom di daerah,” kata Nugroho.

Ia memaparkan, berdasarkan data UNESCO, pemanfaatan AI di sektor pendidikan memberikan dampak signifikan. Teknologi ini dinilai mampu mengurangi stres belajar siswa hingga 40 persen, menekan beban administrasi guru sebesar 30 persen, serta meningkatkan kemampuan siswa hingga 25 persen.

Nugroho menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix agar program ini tidak berhenti sebagai proyek jangka pendek. “Harapannya program ini tidak hanya satu kali, tetapi memiliki keberlanjutan dan memberi dampak nyata bagi ekosistem pendidikan,” ujarnya.

Ke depan, Telkom juga berkomitmen memperluas konektivitas digital hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah ini diambil untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia dalam menghadapi era transformasi digital.

Follow www.halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks