Pencarian

Mahasiswa Undip Asal Alor Curhat Harga Beras ke Mentan, Dapat Beasiswa S2 ke Inggris

Selasa, 11 Agustus 2026 • 23:26:01 WIB
Mahasiswa Undip Asal Alor Curhat Harga Beras ke Mentan, Dapat Beasiswa S2 ke Inggris
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan mahasiswa Undip asal Alor, Adriano Jeconia Padama, meninjau kondisi harga beras di Kabupaten Alor.

ALOR — Seorang mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, berhasil mengubah keluhan pribadi menjadi aksi nyata di tingkat nasional. Adriano Jeconia Padama (17) kini menjadi perhatian publik setelah curahan hatinya tentang mahalnya harga beras di daerahnya langsung ditindaklanjuti oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Kejadian bermula saat acara penerimaan mahasiswa baru Undip beberapa waktu lalu. Di tengah forum tersebut, Adriano menyampaikan keluhan soal harga beras yang tinggi di Alor. Respons Mentan Amran di luar dugaan: ia langsung mengajak Adriano terbang ke Kabupaten Alor untuk meninjau langsung kondisi di lapangan.

Aksi Cepat Mentan: Tinjau Langsung ke Alor

Tidak berhenti sekadar mendengar, Mentan Amran bergerak cepat. Ia bersama Adriano langsung menuju Kabupaten Alor untuk melihat secara langsung situasi harga beras yang dikeluhkan mahasiswa tersebut. Langkah ini menjadi bukti bahwa masukan dari warga, termasuk dari kalangan mahasiswa, didengar oleh pemerintah pusat.

Undip Beri Beasiswa S2 ke Inggris

Keberanian Adriano berbicara di hadapan menteri mendapat apresiasi besar dari pihak kampus. Undip memutuskan untuk memberikan beasiswa kepada Adriano tidak hanya untuk pendidikan S1-nya, tetapi juga melanjutkan hingga jenjang S2 di Inggris. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap mahasiswa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap daerah asalnya.

Keputusan Undip ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mendorong mahasiswa lain agar berani menyuarakan aspirasi dan berkontribusi bagi kemajuan daerahnya masing-masing. Beasiswa tersebut mencakup biaya pendidikan hingga selesai di jenjang magister.

Dampak bagi Alor dan Mahasiswa Daerah

Kisah Adriano menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa suara mahasiswa dari daerah terpencil mampu menembus kebijakan pemerintah. Baginya, keluhan soal harga beras di Alor bukan sekadar keluhan biasa, melainkan masalah nyata yang dihadapi warga di kampung halamannya.

Langkah Adriano juga menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa baru bisa memanfaatkan forum resmi untuk menyampaikan masalah publik. Keberaniannya membuka ruang dialog langsung antara warga daerah dan pengambil kebijakan di tingkat nasional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai jadwal keberangkatan Adriano ke Inggris untuk menempuh pendidikan S2-nya. Namun, kepastian beasiswa tersebut telah menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur.

Follow www.halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: 20.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks