OELAMASI — Pemerintah Kabupaten Kupang mengubah pola pelayanan administrasi kependudukan dengan menjemput bola ke tingkat kecamatan. Dalam Road Show Kemerdekaan memeriahkan HUT ke-81 RI, Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki turun langsung menyerahkan dokumen kependudukan kepada masyarakat di tiga kecamatan, Selasa (11/8/2026).
Program ini menjawab keluhan lama warga yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke kantor kabupaten hanya untuk mengurus KTP atau KK. Dengan layanan di kecamatan, proses menjadi lebih cepat dan biaya yang dikeluarkan warga pun berkurang.
Visi Pelayanan: Warga Tidak Perlu Lagi ke Kantor Bupati
Bupati Yosef menegaskan, jajarannya tengah mendorong agar seluruh layanan publik dapat diakses di tingkat kecamatan. Hal ini sejalan dengan visi bersama wakil bupati untuk menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan rakyat.
"Kalau dulu masyarakat harus datang ke kabupaten dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengurus administrasi kependudukan, sekarang kita dorong agar pelayanan dilakukan di kecamatan sehingga masyarakat lebih mudah dan cepat mendapatkan pelayanan," ujar Yosef di sela kegiatan.
Menurutnya, pendekatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, adil, dan merata. Ia berharap praktik baik di Amarasi Timur, Amarasi, dan Amarasi Selatan menjadi percontohan bagi 21 kecamatan lainnya di Kabupaten Kupang.
Apresiasi untuk Camat dan Perangkat Desa
Yosef memberikan apresiasi kepada jajaran pemerintah kecamatan yang telah bekerja cepat dalam melayani administrasi kependudukan. Ia menilai dedikasi para camat dan perangkat desa menjadi kunci keberhasilan program ini.
"Ini menjadi contoh yang baik bagi pelayanan administrasi kependudukan maupun pelayanan lainnya di tingkat kecamatan. Kita berharap kecamatan lain juga dapat melakukan hal yang sama," katanya.
UMKM Untung dari Keramaian Pesta Kemerdekaan
Setelah menyerahkan dokumen, Bupati dan Wakil Bupati menyempatkan diri mengunjungi stand kemerdekaan yang disiapkan setiap desa. Mereka melihat langsung potensi desa, kreativitas masyarakat, dan produk lokal yang dipamerkan.
Yosef menilai, keterlibatan pelaku UMKM dalam perayaan kemerdekaan memberikan dampak positif terhadap perekonomian rumah tangga. Keramaian kegiatan menjadi peluang bagi warga untuk menambah pendapatan.
"Kalau kegiatan seperti ini melibatkan seluruh masyarakat, UMKM juga akan bertumbuh. Ada pendapatan yang diperoleh para pelaku UMKM dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan rumah tangga atau keluarga," jelasnya.
Pembangunan Butuh Gotong Royong, Bukan Kerja Sendiri
Bupati mengingatkan bahwa mengisi kemerdekaan berarti membangun daerah untuk kemakmuran rakyat. Namun, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian tanpa dukungan masyarakat.
"Cara kita mengisi kemerdekaan adalah dengan membangun daerah ini sebaik-baiknya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan kontribusi masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kupang," tegasnya.
Ia juga mengajak warga menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian perayaan HUT ke-81 RI. Pesta kemerdekaan harus menghadirkan kegembiraan, bukan justru memicu kekacauan. Dari total 24 kecamatan, pemerintah berkomitmen hadir merayakan kemerdekaan bersama masyarakat di masing-masing wilayah.
DPRD Provinsi NTT: Kehadiran Bupati Bukti Pemerataan
Anggota DPRD Provinsi NTT Nelson Matara mengapresiasi langkah Bupati dan Wakil Bupati yang turun langsung ke kecamatan. Menurutnya, hal ini menunjukkan semangat pemerataan dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kupang.
"Pembangunan Kabupaten Kupang tidak bisa dilakukan sendiri. Kita harus bergotong-royong dan bahu-membahu membangun daerah ini," ujar Nelson.
Senada, Anggota DPRD Provinsi NTT Jan Piter Windy menilai perayaan HUT Kemerdekaan di tingkat kecamatan memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat. Kegiatan ini dinilai mampu memperkuat ikatan sosial antarwarga sekaligus menjadi ajang promosi potensi lokal.