Pencarian

Apple Godok Vision Pro Baru Kode N224, Rilis Paling Cepat Akhir 2028

Senin, 28 September 2026 • 18:03:32 WIB
Apple Godok Vision Pro Baru Kode N224, Rilis Paling Cepat Akhir 2028
Apple dikabarkan mengembangkan headset Vision Pro generasi baru dengan nama kode N224.

NUSA TENGGARA TIMUR — Apple tengah mengembangkan headset Vision Pro generasi baru dengan nama kode N224 yang kabarnya mengusung desain benar-benar baru dan baru akan meluncur paling cepat akhir 2028 atau awal 2029. Tim Vision Apple disebut mengeksplorasi empat konsep berbeda, termasuk desain yang memindahkan komponen internal ke modul eksternal seperti perangkat Meta. Keputusan akhir soal arah produk ini masih belum bulat, sehingga nasib headset tersebut belum sepenuhnya aman.

Bloomberg melaporkan lewat buletin Power On bahwa tim Vision di Apple sedang menimbang empat pendekatan desain sekaligus untuk perangkat berkode N224. Salah satu konsepnya meniru cara kerja headset VR terbaru Meta yang dijadwalkan meluncur musim semi mendatang, yakni memindahkan sebagian komponen ke modul komputasi terpisah.

Modul eksternal pada perangkat Meta itu menampung baterai dan prosesor utama, lalu dikaitkan ke pinggang pengguna. Menurut Mark Gurman yang sempat mencoba headset tersebut, modul itu ukurannya kurang lebih sama dengan baterai Vision Pro saat ini, tapi punya permukaan luar yang lebih mudah digenggam.

Empat Konsep yang Sedang Ditimbang

Nama kode N224 merujuk pada satu perangkat yang arah desainnya belum final. Tim Vision Apple disebut mengeksplorasi empat kemungkinan sekaligus, mulai dari yang masih mendekati bentuk Vision Pro sekarang hingga yang benar-benar berbeda.

Salah satu opsi paling menonjol adalah desain dengan modul komputasi terpisah, mengadopsi pendekatan yang akan dipakai Meta. Dengan cara ini, bobot yang menempel di kepala bisa ditekan karena baterai dan chip utama tidak lagi berada di dalam headset.

Namun, opsi tersebut belum mendapat restu dari pengambil keputusan senior Apple. Mereka menilai konsep modul eksternal itu sebagai pengalaman pengguna yang buruk dan lebih memilih perangkat tetap mendekati desain all-in-one alias serba satu.

Fokus pada Bobot dan Harga

Apple menyadari perlunya menyederhanakan desain agar headset jadi lebih ringan dan lebih murah. Salah satu caranya dengan bereksperimen memakai plastik, titanium, logam lain, serta berbagai material alternatif untuk menekan bobot.

Upaya ini bukan hal baru. Pada Juni lalu, Gurman sudah melaporkan bahwa Apple masih mengerjakan penerus Vision Pro yang lebih murah dan ringan. Perangkat yang sedang dikembangkan sekarang berbeda dari "Vision Air" yang lama dirumorkan dan disebut sudah dibatalkan tahun lalu.

Prioritas Bergeser ke Smart Glasses

Pekerjaan pada headset baru ini disebut berada di kondisi "life support" karena Apple kini lebih memusatkan perhatian pada smart glasses. Kacamata pintar itu ditargetkan rilis pada akhir 2027.

Meski begitu, para pemimpin senior divisi Vision dikabarkan terus mendesak atasan mereka agar kategori produk ini tetap hidup, didanai, dan tumbuh di Apple. Sampai sekarang, belum ada jaminan bahwa headset baru akan benar-benar diluncurkan.

Belum Ada Kepastian Rilis

Jika mengikuti laporan terbaru, perangkat N224 tidak akan hadir sebelum akhir 2028 atau awal 2029. Tenggat itu membuatnya masih jauh dari jangkauan konsumen, terutama di pasar Indonesia yang sampai kini belum menjadi wilayah resmi penjualan Vision Pro.

Posisi Vision Pro sendiri masih tergolong produk niche. Harganya yang tinggi dan ketersediaannya yang terbatas membuat adopsinya lambat, sementara Apple tampak lebih berhati-hati dalam menentukan langkah berikutnya di kategori headset.

Bagi pengguna yang menunggu headset Apple generasi baru dengan bobot lebih ringan dan harga lebih ramah, kabar ini menandakan waktu tunggu masih panjang. Yang lebih dulu berpotensi masuk pasar adalah smart glasses, yang arah pengembangannya kini jadi prioritas utama perusahaan.

Follow www.halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: macrumors.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks