Pencarian

Pemkot Kupang Petakan KPJU Unggulan Enam Kecamatan, Sektor Akomodasi dan Makan Minum Skor Tertinggi

Rabu, 30 September 2026 • 08:40:01 WIB
Pemkot Kupang Petakan KPJU Unggulan Enam Kecamatan, Sektor Akomodasi dan Makan Minum Skor Tertinggi
Pemerintah Kota Kupang memetakan KPJU unggulan di enam kecamatan bersama Bank Indonesia dan Unwira Kupang.

Pemerintah Kota Kupang memetakan Komoditas, Produk, dan Jenis Usaha (KPJU) unggulan di enam kecamatan sebagai dasar penentuan arah pengembangan UMKM dan potensi ekonomi wilayah. Hasil sementara penelitian kerja sama Bank Indonesia dan Universitas Katolik Widya Mandira itu menempatkan sektor akomodasi dan makan minum pada skor rata-rata tertinggi, 3,912 dari skala 1 sampai 5. Pemetaan dilakukan untuk membaca arah perkembangan ekonomi kota, bukan sekadar mengidentifikasi produk bernilai tertinggi.

KUPANG — Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang Ignasius Lega menyatakan pemetaan KPJU dibutuhkan agar data yang terkumpul tidak berhenti sebagai laporan, melainkan menjadi dasar pengambilan kebijakan. Menurut dia, penelitian yang objektif dan berbasis data dapat menjadi referensi penyusunan kebijakan pengembangan UMKM sekaligus menentukan intervensi sesuai potensi tiap wilayah.

Pemkot Kupang menggandeng Bank Indonesia, akademisi, dunia usaha, dan perbankan dalam proses pemetaan tersebut. Kolaborasi itu dinilai penting supaya hasil pemetaan sesuai kondisi riil di lapangan.

Sektor Akomodasi dan Makan Minum Catat Skor 3,912

Narasumber dari Unwira Kupang, Rere Paulina Bibiana, menjelaskan pemetaan KPJU merupakan kerja sama Bank Indonesia dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Unwira yang dilakukan di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur. Khusus Kota Kupang, cakupannya enam kecamatan dengan pertimbangan aspek pemasaran, ketersediaan bahan baku, serta peluang pengembangan.

Hasil sementara menempatkan sektor akomodasi dan makan minum pada skor rata-rata 3,912. Posisi berikutnya ditempati sektor jasa lainnya dengan skor 3,907, perdagangan 3,880, kesenian, olahraga dan rekreasi 3,591, transportasi dan penyimpanan 3,474, serta industri 3,161.

Adapun sektor pertanian dan peternakan memperoleh skor 2,092, penerbitan, penyiaran serta produksi dan distribusi konten 1,980, perikanan 1,970, dan kehutanan 0,526.

Mengapa Akomodasi dan Kuliner Menonjol di Kota Kupang?

Rere menilai tingginya skor sektor akomodasi dan makan minum menunjukkan potensi yang cukup kuat, sejalan dengan karakter Kota Kupang sebagai wilayah perkotaan sekaligus daerah pesisir. Sektor itu mencakup usaha hotel, kos, restoran, serta berbagai usaha makanan dan minuman.

"Tujuan dari penelitian ini nanti akan menemukan di setiap kecamatan kira-kira produk atau komoditi apa yang merupakan unggulan," jelas Rere.

Hasil penelitian masih bersifat sementara dan menjadi bahan konfirmasi bersama perangkat daerah serta pemangku kepentingan terkait. Penelitian KPJU juga tidak hanya melihat sektor secara agregat, tetapi berupaya memetakan potensi pada tingkat kecamatan.

Data Jadi Rujukan Kebijakan dan Informasi Peluang Investasi

Ignasius berharap hasil penelitian dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang mendorong pertumbuhan usaha, memperluas kesempatan ekonomi, dan membuka ruang investasi di Kota Kupang.

"Setiap wilayah memiliki potensi. Tantangannya adalah menemukan potensinya, memperkuat ekosistemnya, dan memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi kembali kepada masyarakat," ujarnya.

Dari sisi akademik, hasil pemetaan diharapkan memberi gambaran kekuatan ekonomi setiap wilayah. Informasi itu ditujukan bagi pemerintah, pelaku usaha, dan calon investor yang ingin melihat peluang pengembangan usaha di Kota Kupang.

Pemkot Kupang belum merinci jadwal penetapan kebijakan lanjutan dari hasil pemetaan. Proses konfirmasi bersama perangkat daerah dan pemangku kepentingan masih berjalan sebelum rekomendasi akhir disusun.

Follow www.halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks